Subsidi Rumah Murah oleh pemerintah saat ini berupa PPN& PPH 1%
dr Dirjen Pajak, bunga murah 7,25% dr Kemenpera& PSU sekitar
4jtan/unit. Harapan yang patut diperjuangkan adalah upaya agar MBR
mendapatkan tambahan berupa subsidi uang muka, Dana FLPP pemerintah 2013
adalah 2,7T. Pencairan FLPP s/d QII 2013 sebesar 67,33% dr 2,7T,
artinya
terdapat 32,67% dana yg belum dimanfaatkan, mungkinkah subsidi UM dr
32,67% tsb?
Krisis RumahMurah diIndonesia, “15jt backlog” masih banyak idle land
sangat terbalik dengan Mobil Murah yg tidak sebanding dg jumlah area
jalan. Kendala pengadaan RumahMurah; Lahannya, perizinan, sertifikasi,
harga material,kebijakan pemerintah, ujian berat bagi yg ingin
membangunnya. Perlu Subsidi Uang Muka dari Pemerintah agar Warga Bisa
Beli Rumah. Kondisi masterplan RumahMurah saat ini, pemerintah
mebebankan target nasional kpd swasta yg seharusnya dlm posisi membantu,
sangat aneh. Uang Muka yg sangat ringan, lokasi RumahMurah yg masih
strategis, Kualitas RumahMurah yg harus LAYAK, dambaan bg MBR utk rumah
Murah.









0 comments:
Post a Comment